LARASITA: Layanan Rakyat Untuk Sertipikasi Tanah

LARASITA adalah kebijakan inovatif yang beranjak dari pemenuhan rasa keadilan yang diperlukan, diharapkan dan dipikirkan oleh masyarakat. LARASITA dibangun dan dikembangkan untuk mewujudnyatakan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD Tahun 1945, Undang-Undang Pokok Agraria, serta seluruh peraturan perundang-undangan di bidang pertanahan dan keagrariaan. Pengembangan LARASITA berangkat dari kehendak dan motivasi untuk mendekatkan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) dengan masyarakat, sekaligus mengubah paradigma pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BPN RI dari menunggu atau pasif menjadi aktif atau pro aktif, mendatangi masyarakat secara langsung.

Dan, LARASITA telah diujicobakan pelaksanaannya di beberapa kabupaten/kota yang setelah dilakukan evaluasi disimpulkan dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia. LARASITA menjalankan tugas pokok dan fungsi yang ada pada kantor pertanahan. Namun sesuai dengan sifatnya yang bergerak, pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut diperlukan pemberian atau pendelegasian kewenangan yang diperlukan guna kelancaran pelaksanaan di lapangan. Dengan demikian LARASITA menjadi mekanisme untuk:

  1. menyiapkan masyarakat dalam pelaksanaan pembaruan agraria nasional (reforma agraria);
  2. melaksanakan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanahan;
  3. melakukan pendeteksian awal atas tanah-tanah terlantar;
  4. melakukan pendeteksian awal atas tanah-tanah yang diindikasikan bermasalah;
  5. memfasilitasi penyelesaian tanah yang bermasalah yang mungkin diselesaikan di lapangan;
  6. menyambungkan program BPN RI dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat; dan
  7. meningkatkan legalisasi aset tanah masyarakat.

Dengan LARASITA, kantor pertanahan menjadi mampu menyelenggarakan tugas-tugas pertanahan dimanapun target kegiatan berada. Pergerakan tersebut juga akan memberikan ruang interaksi antara aparat BPN RI dengan masyarakat sampai pada tingkat kecamatan, kelurahan/desa, dan tingkat komunitas masyarakat, di seluruh wilayah kerjanya, terutama pada lokasi yang jauh dari kantor pertanahan.

PERKBPN No. 18 Tahun 2009 Tentang LARASITA

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: