LAPORAN ORIENTASI DI PUSDATIN

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. Seiiring dengan kemajuan teknologi tersebut kebutuhan informasi diharapkan dapat lebih cepat dan akurat. Dengan demikian pemerintah harus segera melaksanakan proses transformasi menuju egovernment untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien melalui penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimasikan pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi tersebut harus mencakup 2 (dua) aktivitas yang berkaitan yaitu:

(1)   Pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja secara elektronis;

(2) pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat di seluruh wilayah negara.

Hal ini dipandang baik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan  mengembangkan teknologi informasi dan e-goverment di lingkungan organisasi BPN, dimana proses pengolahan dan pengembangan teknologi informasi dan e-government dilakukan di Bagian Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN). Mengingat sebagian besar ranah kerja Badan Pertanahan Nasional adalah pelayanan publik, Sukses kedepan  BPN tidak akan terlepas dari penerapan teknologi informasi secara menyeluruh disetipa unit kerja di Badan Pertanahan Nasional serta pemberdayaan sumber daya manusia sehingga mampu mewujudkan tanah dan pertanahan di Negara ini sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat.

B. MAKSUD DAN TUJUA

1. Maksud

Maksud kegiatan orientasi tugas ini adalah memberikan pemahaman kepada para CPNS mengenai tugas pokok dan fungsi Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia pada Pusat Data Dan Informasi Pertanahan, program kerja, dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut secara utuh dan menyeluruh.

2. Tujuan

Setelah kegiatan orientasi tugas, Calon Pegawai Negeri Sipil diharapkan mampu untuk:

  1. Memahami arah dari Rencana Strategis BPN RI dan berkontribusi nyata untuk turut mensukseskannya;
  2. Memberi pemahaman tentang aplikasi yang sedang berjalan dan yang akan dibangun.
  3. Memahami Tata Cara Kerja di setiap satuan kerja, dan mampu melaksanakannya.
  4. Mampu bersosialisasi di lingkungan kerja dengan memperhatikan aspek tata krama dan etika.

C. WAKTU PELAKSANAAN ORIENTASI

Orientasi kerja dilaksanakan di Pusat Data Dan Informasi Pertanahan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Jl. Sisingamangaraja No. 2 pada tanggal 27 September 2010  s.d. 8 Oktober 2010.

 

BAB II PUSAT DATA DAN INFORMASI PERTANAHAN

II.1. PROFIL  UNIT KERJA

Pusat Data dan Informasi Pertanahan  yang selanjutnya disebut PUSDATIN adalah unsur penunjang tugas dan fungsi BPN yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala melalui Sekretaris Utama. PUSDATIN dipimpin oleh Kepala.

Struktur organisasi Pusat Data Dan Informasi menurut Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia No. 3 tahun 2006 mengenai Organisasi dan Tata Kerja Badan Pertanahan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:

II.2. TUGAS POKOK DAN FUNGSI

PUSDATIN mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi pertanahan serta membangun dan mengembangkan sistem informasi pertanahan nasional (SIMTANAS) berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Kepala.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 411 Peraturan Kepala BPN R.I. No. 3 Tahun 2006, PUSDATIN menyelenggarakan fungsi:

  1. Pelaksanaan pengembangan sistem informasi pertanahan dan pengembangan e­-government di lingkungan BPN;
  2. Pemberian bimbingan, monitoring, evaluasi dan pelaporan, serta penerapan SIMTANAS di lingkungan BPN;
  3. Pelaksanaan urusan tata usaha.

 

Pusat Data Dan Informasi Pertanahan (PUSDATIN) terdiri dari:

  1. Bidang Pengembangan Sistem, Data dan Informasi Pertanahan;
  2. Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi SIMTANAS;
  3. Subbagian Tata Usaha;
  4. Kelompok Jabatan Fungsional.

A. Bidang Pengembangan Sistem, Data dan Informasi Pertanahan;

Bidang Pengembangan Sistem, Data dan Informasi Pertanahan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sistem informasi pertanahan dan pengembangan e-government di lingkungan BPN. Bidang Pengembangan Sistem, Data dan Informasi Pertanahan menyelenggarakan fungsi:

  1. Analisa dan penyusunan standar sistem informasi pertanahan yang mencakup teknologi informasi, data dan informasi, perangkat lunak, perangkat keras dan sumberdaya manusia pendukung;
  2. Pengembangan, penerapan dan pemeliharaan sistem jaringan dan aplikasi;
  3. Monitoring dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

 

 

 

 

Bidang Pengembangan Sistem, Data dan Informasi Pertanahan terdiri dari:

A.1. Subbidang Sistem dan Standar Aplikasi

Subbidang Sistem dan Standar Aplikasi mempunyai tugas melakukan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan, dengan uraian tugas sebagai berikut:

(1)          Menyampaikan saran-saran dan atau pertimbangan-pertimbangan kepada kepala bidang pengembangan sistem, data dan informasi pertanahan tentang tindakan yang perlu diambil dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(2)          Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijksanaan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja.

(3)          Membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan Subbidang Sistem dan Standar Aplikasi sebagai pedoman pelaksanaan tugas serta melaksanakan monitoring pelaksanaannya.

(4)          Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan petunjuk teknis dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(5)          Mengumpulkan, menghimpun dan mengolah/ mensistimatisasikan data dan informasi yang berhubungan dengan penyiapan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(6)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi yang digunakan dalam pelayanan pertanahan ke pemerintah/ Government to Government (G2G), ke kalangan Bisnis/Government to Bussines (G2B), ke Masyarakat/Government to Civil (G2C) dalam mendukung e-government.

(7)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi SIMTANAS yang digunakan dalam pelayanan pertanahan ke internal BPN (BPN Pusat, Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota).

(8)          Menyiapkan konsep pembangunan standar data tekstual dan spasial dan informasi pertanahan.

(9)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi software berkoordinasi dengan instansi lain dalam membangun e-government.

(10)      Menyiapkan konsep standar dan format informasi dalam rangka pelayanan pertanahan online.

(11)      Melakukan inventarisasi permasalahan dan mengumpulkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(12)      Melakukan hubungan kerja dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugasnya dengan unit kerja terkait.

(13)      Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(14)      Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

A.2. Subbidang Penerapan Jaringan dan Aplikasi.

Subbidang Penerapan Jaringan dan Aplikasi mempunyai tugas melakukan pengembangan,  penerapan, pemeliharaan, monitoring dan evaluasi  sistem jaringan dan aplikasi, dengan uraian tugas sebagai berikut:

(1)          Menyampaikan saran-saran dan atau pertimbangan-pertimbangan kepada kepala bidang pengembangan sistem, data dan informasi pertanahan tentang tindakan yang perlu diambil dalam menyiapkan bahan pengembangan, penerapan, pemeliharaan, monitoring dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

(2)          Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja.

(3)          Membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Subbidang Penerapan Jaringan dan Aplikasi sebagai pedoman pelaksanaan tugas serta melaksanakan monitoring pelaksanaannya.

(4)          Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan petunjuk teknis dalam menyiapkan bahan pengembangan, penerapan, pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

(5)          Mengumpulkan, menghimpun dan mengolah/ mensistimatisasikan data dan informasi yang berhubungan dengan penyiapan bahan pengembangan, penerapan, pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

(6)          Menyiapkan konsep pengembangan jaringan komunikasi dan aplikasi di BPN pusat, Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

(7)          Menyiapkan konsep penerapan jaringan komunikasi dan aplikasi.

(8)          Menyiapkan konsep pemeliharaan jaringan komunikasi dan aplikasi.

(9)          Menyiapkan konsep monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem jaringan komunikasi dan aplikasi.

(10)      Menyiapkan konsep analisa kebutuhan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukung kemputerisasi pertanahan.

(11)      Menyiapkan konsep pelatihan dalam rangka penngembangan sumber daya manusia pendukung komputerisasi pertanahan.

(12)      Melakukan inventarisasi permasalahan dan mengumpulkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah dalam menyiapkan bahan pengembangan, penerapan, pemeliharaan. Monitoring dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

(13)      Melakukan hubungan kerja dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugasnya dengan unit kerja terkait.

(14)      Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan  dalam menyiapkan bahan pengembangan, penerapan, pemeliharaan, monitoring dan evaluasi sistem jaringan dan aplikasi.

(15)      Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

 

  1. B. Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi SIMTANAS

Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi SIMTANAS mempunyai tugas melakukan bimbingan komputerisasi dan penerapan model komputerisasi, publikasi, pelayanan data dan informasi pertanahan. Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi SIMTANAS menyelenggarakan fungsi:

  1. penerapan sistem aplikasi pelayanan administrasi pertanahan;
  2. pemberian bimbingan teknis dan pemeliharaan komputerisasi;
  3. penghimpunan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan;
  4. pengembangan sistem informasi eksekutif dan e-government di lingkungan BPN.

 

Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi SIMTANAS terdiri dari:

B.1. Subbidang Pelayanan Data dan SIMTANAS

Subbidang Pelayanan Data dan SIMTANAS mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS, dengan uraian tugas sebagai berikut:

(1)          Menyampaikan saran-saran dan atau pertimbangan-pertimbangan kepada Kepala Bidang Bimbingan dan Penerapan Komputerisasi sistem Informasi dan Managemen Pertanahan Nasional  (SIMTANAS) tentang tindakan yang perlu diambil dalam menyiapkan bahan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS.

(2)          Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja.

(3)          Membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Subbidang Pelayanan Data dan SIMTANAS sebagai pedoman pelaksanaan tugas serta melaksanakan monitoring pelaksanaannya.

(4)          Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan petunjuk teknis dalam menyiapkan bahan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS.

(5)          Mengumpulkan, menghimpun dan mensistimatisasikan / mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan penyiapan bahan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS.

(6)          Melakukan inventarisasi dan pengumpulan data pertanahan tekstual dan spasial di BPN Pusat, kantor wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/ Kota.

(7)          Melakukan pengolahan dan validasi  data pertanahan tekstual dan spasial di BPN Pusat, kantor wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/ Kota kedalam bentuk digital dan terintegrasi menjadi SIMTANAS.

(8)          Melakukan pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan melalui sarana Web/portal, SMS, Sosialisasi, Brosur dan Pamflet dalam rangka menunjang                    e-government.

(9)          Melakukan pengembangan Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dan e-government.

(10)      Melakukan pemeliharaan data  pertanahan dalam SIMATANAS secara terus menerus.

(11)      Melakukan inventarisasi permasalahan dan mengumpulkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah dalam menyiapkan bahan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS.

(12)      Melakukan hubungan kerja dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugasnya dengan unit kerja terkait.

(13)      Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan dalam menyiapkan bahan pengumpulan, pengolahan, validasi, pelayanan dan penyebarluasan data dan informasi pertanahan, pengembangan sistem informasi eksekutif, pengembangan e-government serta penerapan dan pemeliharaan SIMTANAS.

(14)      Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

 

B.2. Subbidang Bimbingan Komputerisasi.

Subbidang Bimbingan Komputerisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi, dengan uraian tugas sebagai berikut:

(1)          Menyampaikan saran-saran dan atau pertimbangan-pertimbangan kepada kepala bidang bimbingan dan penerapan komputerisasi SIMTANAS tentang tindakan yang perlu diambil dalam penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi.

(2)          Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijksanaan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja.

(3)          Membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan Subbidang Bimbingan Komputerisasi sebagai pedoman pelaksanaan tugas serta melaksanakan monitoring pelaksanaannya.

(4)          Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan petunjuk teknis dalam penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi.

(5)          Mengumpulkan, menghimpun  dan mengolah/ mensistimatisasikan data dan informasi yang berhubungan dengan penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi.

(6)          Melakukan penyiapan bimbingan teknis komputerisasi dan bimbingan pemeliharaan sistem jaringan komputerisasi di BPN Pusat, Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

(7)          Memberikan bimbingan teknis dalam penerapan standar sistem informasi pertanahan yang mencakup perangkat lunak, perangkat keras, data dan informasi, serta sumberdaya manusia pendukung.

(8)          Melaksanakan monitoring implementasi pelaksanaan komputerisasi dan pemeliharaan komputerisasi.

(9)          Melaksanakan instalasi aplikasi SIMTANAS berkoordinasi dengan Biro Umum Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

(10)      Melakukan evaluasi pelaksanaan implementasi komputerisasi yang telah dilaksanakan secara periodik.

(11)      Menyiapkan petunjuk teknis dalam rangka pelaksanaan sistem komputerisasi.

(12)      Melakukan inventarisasi permasalahan dan mengumpulkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah dalam penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi.

(13)      Melakukan hubungan kerja dalam rangka kelancaran pelaksaan tugasnya dengan unit kerja terkait.

(14)      Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan dalam penyiapan pemberian pembinaan teknis dan pemeliharaan komputerisasi.

(15)      Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

 

  1. C. Subbagian Tata Usaha

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan dan rumah tangga pusat, dengan uraian tugas sebagai berikut :

(1)          Menyampaikan saran-saran dan atau pertimbangan-pertimbangan kepada kepala bidang pengembangan sistem, data dan informasi pertanahan tentang tindakan yang perlu diambil dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(2)          Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijksanaan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja.

(3)          Membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan Subbidang Sistem dan Standar Aplikasi sebagai pedoman pelaksanaan tugas serta melaksanakan monitoring pelaksanaannya.

(4)          Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan petunjuk teknis dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(5)          Mengumpulkan, menghimpun dan mengolah/ mensistimatisasikan data dan informasi yang berhubungan dengan penyiapan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(6)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi yang digunakan dalam pelayanan pertanahan ke pemerintah/ Government to Government (G2G), ke kalangan Bisnis/Government to Bussines (G2B), ke Masyarakat/Government to Civil (G2C) dalam mendukung e-government.

 

(7)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi SIMTANAS yang digunakan dalam pelayanan pertanahan ke internal BPN (BPN Pusat, Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota).

(8)          Menyiapkan konsep pembangunan standar data tekstual dan spasial dan informasi pertanahan.

(9)          Menyiapkan konsep pembangunan standar, sistem dan struktur aplikasi software berkoordinasi dengan instansi lain dalam membangun e-government.

(10)      Menyiapkan konsep standar dan format informasi dalam rangka pelayanan pertanahan online.

(11)      Melakukan inventarisasi permasalahan dan mengumpulkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(12)      Melakukan hubungan kerja dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugasnya dengan unit kerja terkait.

(13)      Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan pekerjaan dalam menyiapkan bahan analisa dan penyusunan sistem, standar aplikasi, data dan informasi pertanahan.

(14)      Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

II.3. LANDASAN HUKUM

Peraturan dan pedoman kerja yang mengatur tentang Tugas Pokok dan Fungsi PUSDATIN Badan Pertanahan Nasional RI adalah sebagai berikut:

  1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2006 tentang Badan Pertanahan Nasional;
  2. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006, tanggal 16 Mei 2006, tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia;
  3. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor  4 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Subbagian, Seksi dan Subbidang di Lingkungan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia;
  4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tanggal 21 April 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;
  5. Undang undang ini banyak memberikan terobosan-terobosan hukum yang berkaitan dengan pemanfaatan data elektronik, prosedur transaksi elektronik dan keamanan dan legalitas data melalui tandatangan elektronik (digital signature);
  6. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik;
  7. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Kewajiban Penyelenggara Pemerintah dalam Pemenuhan Hak Rakyat di Bidang Pelayanan Publik;
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah;
  9. Keputusan Presiden Nomor 34 tahun 2003 tentang Kebijakan Nasional di bidang Pertanahan;

10.  Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2009, tanggal 11 Mei 2009, tentang LARASITA Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia;

11.  Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 tahun 2005 tentang Standar Prosedur Operasional Pengaturan dan Pelayanan.

 

II.4. IDENTIFIKASI MASALAH

Komputerisasi Kantor Pertanahan (Land Office Computerization) adalah kegiatan kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Spanyol di bidang teknologi informatika di lingkungan Badan Pertanahan Nasional yang sudah dimulai sejak 1997 sampai sekarang dengan melakukan komputerisasi dengan sistem digital dalam pendataan tanah melalui proyek LOC.

Kantor Pertanahan Jakarta Pusat merupakan kantor percontohan yang melaksanakan proyek komputerisasi melalui (Local Office Computerization) LOC Phase II-A sejak tanggal 28 Oktober 2002. Kendala utama pada awal pelaksanaan LOC adalah sumberdaya manusia, karena hanya sekitar 40 % karyawan saja yang pada awalnya mampu mengoperasikan komputer, namun berangkat dari komitmen yang tinggi dan pemahaman cukup atas manfaat komputerisasi, kendala tersebut secara bertahap dapat diatasi. Untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, diupayakan untuk mengoptimalkan aplikasi LOC yang tersedia, didukung dengan perangkat KIOS-K, sistem antrian modern Q-Matic. Terobosan lain yaitu melakukan pembangunan database sekaligus upaya pengamanan data pertanahan melalui digitasi warkah dengan biaya sendiri.

Peranan pemanfaatan IT dalam menunjang sistem pelayanan, antara lain :

Terbangunnya Basisdata pertanahan baik data tekstual maupun data spasial;

Memudahkan monitoring dan pelaporan;

Memudahkan pencarian data dan informasi untuk berbagai kepentingan;

Terbangunnya image yang semakin baik dari masyarakat terhadap Kantor Pertanahan.

Permasalahan yang muncul dalam penerapan Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP) secara  menyeluruh di setiap Kantor Pertanahan juga masih memiliki masalah yaitu, terbatasnya daya listrik operasional Komputer server sehingga menjadi kendala dalam penerapan teknologi tersebut. Saat ini BPN dalam Hal ini Pusat Data Dan Informasi Pertanahan (PUSDATIN) berusaha untuk mengatasi masalah tersebut diatas dengan mengembangkan Sistem Informasi Pertanahan Nasional (SIMTANAS) dan Sistem Informasi Terpadu (SIMPADU) berbasis web sehingga akan mengatasi permasalahan penerapan teknologi informasi pada daerah sekaligus menjadi inovasi terbaru dari BPN untuk diterapkan diseluruh struktur kinerja Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

Disamping itu yang perlu diperhatikan adalah masalah keamanan data atau informasi itu sendiri saat sistem telah berbasis web adalah ketersediaan dan kapasitas Bandwith yang memadai untuk Penerapan Teknologi Informasi ini tentunya.

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dibuat suatu kesimpulan mengenai Pusat Data dan Informasi Pertanahan BPN RI adalah sebagai berikut:

  1. Pusat Data Dan Informasi Pertanahan adalah unsur penunjang tugas dan fungsi BPN yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala melalui Sekretaris Utama dan dipimpin oleh Kepala yang selanjutnya disebut Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan;
  2. PUSDATIN mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi pertanahan serta membangun dan mengembangkan sistem informasi pertanahan nasional (SIMTANAS) dan Sistem Informasi Pertanahan Terpadu (SIMPADU);
  3. PUSDATIN Badan Pertanahan Nasional RI mempunyai peran yang sangat strategis untuk menyediakan informasi  pertanahan di seluruh Indonesia secara akurat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

 

B. SARAN

Saran yang dapat diberikan di Pusat Data dan Informasi Pertanahan BPN RI ini adalah sebagai berikut:

  1. Dalam menjalankan dan mendukung implementasi TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) yang sedang dikembangkan oleh PUSDATIN, maka diperlukan komitmen dari seluruh jajaran aparat BPN RI baik yang berada di pusat maupun di daerah. Hal ini dimaksudkan agar realisasi SIMTANAS (Sistem Informasi Manajemen Pertanahan Nasional) di Indonesia dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
  2. Meningkatkan kinerja dan kualitas Sumber Daya Manusia dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam rangka mendukung SIMTANAS dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, cermat, dan sempurna.
  3. Menfasilitasi layanan online di tiap Kantor Pertanahan atau Kantor Wilayah secara terintegrasi sehingga proses pemutakhiran (update) data dan informasi mengenai pertanahan di BPN Pusat dapat dilakukan secara lebih efisien dan efektif.
  4. Melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat ataupun jajaran aparat pemerintah lainnya seluruh Indonesia yang terkait dengan BPN RI, pada hal Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pertanahan.
  5. Menyediakan satu orang operator khusus untuk menjawab telepon masuk atau membuat aplikasi sistem otomatis untuk menjawab telepon.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

MATRIKS KEGIATAN ORIENTASI CPNS DI PUSAT DATA DAN INFORMASI

NO. HARI/TANGGAL KEGIATAN
1. Senin/ 27 September 2010
  • Menerima Materi tentang Tupoksi PUSDATIN dari  Ibu Nunus Karina,  S.Kom, Staf Sub Bidang Penerapan Jaringan dan Aplikasi
  • Menerima Materi tentang pengenalan KKP dari  Ibu Puji Astuti, S.H., Staf Sub Bidang Bimbingan dan Komputerisasi
  • Sosilisasi dan berkenalan dengan jajaran staf dan pejabat d lingkungan PUSDATIN
  • Membantu mencari data Rental Laptop, Server, LCD dll
2. Selasa/ 28 September 2010
  • Membantu Rekapitulasi data kantor pertanahan yang melaksanakan program Larasita tahun 2010
  • Membantu mencari data Rental Laptop, Server, LCD dll
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
3. Rabu/ 29 September 2010
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
    • Verifikasi data Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010 seluruh indonesia.
    • Menerima Fax data-data perjalanan dinas
    • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
    • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN

 

NO. HARI/TANGGAL KEGIATAN
4. Kamis/ 30 September 2010
  • Verifikasi data Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010 seluruh indonesia.
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
5. Jum’at/ 01 Oktober 2010
  • Upacara Bendera memperingati hari kesaktian pancasila
  • Pengecekan Berkas SPPD perjalanan dinas dalam rangka Supervisi pembangunan data textual bidang tanah kegiatan  pembinaan/pembuatan/pengembangan sistem, data, statistik dan informasi tahun anggaran 2010
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
6. Senin/ 04 Oktober 2010
  • Menyusun dan Memeriksa kelengkapan berkas nama-nama peserta diklat KKP dan Larasita dari masing-masing Kantah
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
7. Selasa/ 05 Oktober 2010
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
  • Burning ke CD-R aplikasi KKP untuk Kantah- Kantah yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN

 

NO. HARI/TANGGAL KEGIATAN
8. Rabu/ 06 Oktober 2010
  • Konfirmasi Peserta/ calon peserta diklat KKP dan Larasita tahun 2010
    • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
    • Membantu memeriksa berkas serah terima yang dikembalikan oleh BPK ke Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
9. Kamis/ 07 Oktober 2010
  • Verifikasi data perjalanan dinas dalam rangka supervisi pembangunan data textual bidang tanh tanhun anggaran 2010
  • Rekapitulasi checklist berkas kegiatan KKP-SKMPP
  • Rekapitulasi checklist berkas kegiatan KKM
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN
10. Jum’at/ 08 Oktober 2010
  • Senam Kesegaran Jasmani
  • Membantu berbagai jenis kegiatan ketatausahaan di PUSDATIN

 

 

 

 

 

 

 

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: